Friday , 18 August 2017

Home » Bupati » Berita » Bupati Kudus Angkat Berbagai Inovasi di Seminar Nasional Smart City

Bupati Kudus Angkat Berbagai Inovasi di Seminar Nasional Smart City

SEMARANG-Membangun sebuah daerah butuh kreativitas. Bahkan pelayanan publik harus terus ditingkatkan dengan berbagai inovasi yang butuh dukungan berbagai sumber daya. Termasuk adanya partisipasi dari masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Kudus H. Musthofa pada Seminar Nasional yang digelar Fakultas Teknik (FT) Unissula Semarang, Kamis (10/8). Selain Musthofa, acara yang dibuka Rektor Unissula ini menghadirkan akademisi Prof. Achmad Djunaedi dari UGM dan Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Selain itu juga menghadirkan Ida Rahayu Widowati dari PT Yodya Karya, serta Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Kesemuanya memaparkan konsep cyber city/ kota pintar sesuai kapasitasnya. Termasuk aplikatif yang ada di daerah.

Bupati Kudus mengatakan banyak inovasi yang dilakukannya. Baik yang berbasis IT maupun inovasi tanpa basic IT namun sangat bermanfaat. Salah satunya inovasi membangun Kudus tanpa APBD. Yakni berupa taman dan inovasi sekolah kejuruan.

“Ini adalah hasil kami menjalin kerja sama dengan pihak ketiga. Bukan hanya perusahaan dalam negeri, tetapi juga dari perusahaan asing,” kata Bupati yang baru saja menerima Inagara Awards dari LAN ini.

Selain itu, Musthofa ingin semua masyarakatnya terlayani dengan baik dan mudah. Tidak boleh lagi kesulitan dalam pelayanan publik. Maka dirinya membebaskan biaya di puskesmas dan kelas III rumah sakit. Hanya dengan menunjukkan KTP.

“Bahkan kami permudah dengan aplikasi K-119 untuk kegawatdarutan,” imbuhnya yang juga merancang aplikasi Menara dan Sipintar ini.

Semua konsep ini adalah dalam kerangka besar untuk mewujudkan Kudus sebagai kota pintar. Yang memberikan sisi praktis dalam berbagau layanan publik. Apalagi kini masyarakat tidak lagi asing dengan smartphone.

Sementara itu, Prof. Djunaedi mengatakan bahwa smartcity bukan hanya berbasis teknologi saja. Tetapi berbagai hal untuk membangun sebuah daerah. 

“Membangun smart city ini tidak ada garis finisnya,” katanya.

Sedangkan Walikota Semarang mengangkat Semarang sebagai kota cerdas dan kota tangguh. Lain halnya dengan Bupati Rembang yang mengedepankan membangun potensi UMKM di daerahnya.

Ida Rahayu satu-satunya pembicara perempuan mengambil tema kota sebagai mesin pertumbuhan pada berbagai bidang. Di sini tentu akan ada isu berbagai persoalan yang harus segera ditemukan solusinya.(*)

Bupati Kudus Angkat Berbagai Inovasi di Seminar Nasional Smart City Reviewed by on . SEMARANG-Membangun sebuah daerah butuh kreativitas. Bahkan pelayanan publik harus terus ditingkatkan dengan berbagai inovasi yang butuh dukungan berbagai sumber SEMARANG-Membangun sebuah daerah butuh kreativitas. Bahkan pelayanan publik harus terus ditingkatkan dengan berbagai inovasi yang butuh dukungan berbagai sumber Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top