Deklarasi Kampanye Damai Pilbup Kudus 2018

KUDUS Pilkada yang berjalan lancar, aman, nyaman, dan kondusif merupakan sebuah harapan. Bukan hanya harapan sekekompok orang namun semua masyarakat tanpa terkecuali. Untuk itulah butuh adanya kesadaran para kontestan dan para pendukungnya dalam menaati regulasi yang ada.

Hal ini disampaikan dalam Deklarasi Kampanye Damai dengan start yang berlangsung di alun-alun Simpang Tujuh, Kudus, Minggu (18/2). Hadir dalam acara tersebut Bupati Kudus H. Musthofa beserta forkopinda, KPU, Panwas Kab. Kudus, para pejabat, serta lima pasang calon bupati-wakil bupati Kudus.

Bupati yakin bahwa kelima pasang adalah orang-orang terbaik yang akan memimpin Kudus selama lima tahun ke depan. Dia berpesan agar semua calon mengikuti aturan penyelenggara. Sehingga masyarakat mampu menentukan pilihan yang terbaik.

“Ada tiga hal, jangan ada isu SARA, hoax, serta money politics,” pesan Bupati yang berharap Kudus tetap dalam suasana sejuk.

Bupati dua periode ini yakin kondusivitas bisa terwujud berkat partisipasi semua pihak. Kegiatan ini merupakan salah satu pendidikan politik yang diyakininya semua pihak telah mampu menyikapi secara dewasa. Termasuk partisipasi masyarakat yang akan mengikuti pilkada langsung kali ketiga ini.

“Harapan saya partisipasi masyarakat melebihi angka 75 persen. Karena masyarakat sudah dewasa dalam berpolitik,” katanya yang menyebut kampanye damai ini adalah awal yang bagus.

Selain pembacaan dan penandanganan deklarasi kampanye damai ini, pada kegiatan ini juga dilakukan pelepasan merpati sebagai simbol perdamaian dan persaudaraan.

Ketua KPU Kabupaten Kudus H. Khanafi berpesan hal serupa pada semua calon. Dikatakannya semua calon harus menaati ketentuan selama masa kampanye yang dimulai 18 Februari hingga 23 Juni.

“Waktu kampanye yang cukup lama ini tentu bisa dimanfaatkan semua calon untuk menyampaikan gagasan, visi-misi, serta program kerja,” kata Khanafi yang menyebut jumlah pemilih di Kudus adalah sekitar 640 ribu pemilih.

Sedangkan Ketua Panwas Kab. Kudus Wahibul Minan mengatakan pihaknya meminta semua calon mematuhi aturan yang ada. Diantaranya ketentuan dalam memasang bahan kampanye dan alat peraga kampanye.

“Kami bekerja sama denga Satpol PP untuk melakukan penertiban apabila ada pelanggaran dalam pemasangannya,” kata Minan pada acara yang dilanjutkan dengan konvoi mobil pasangan calon berkeliling Kudus.(*)