SOLO – Bupati Kudus, Musthofa sowan ke Pondok Pesantren Al Muayyad, Solo, Rabu (27/12).

Musthofa bersilaturahmi kepada KH Abdurrozaq Syafawi, pengasuh ponpes setempat serta meminta restu menjadi pemimpin yang baik.

Berdasar pantauan pertemuan tersebut terjadi selama 1 jam. Dalam pertemuan tersebut tampak Musthofa dan KH Abdurrozaq saling melempar opini terkait sejumlah isu yang terjadi di Jawa Tengah.

Sesekali candaan terselip pada pertemuan tersebut.

Usai pertemuan Bupati Kudus ini menyatakan silaturahmi yang dilakukannya hingga ke Solo merupakan upaya yang dirinya lakukan sebagai pemimpin, yang tidak lepas dari peran ulama dengan umaroh.

Menurutnya, keterkaitan ulama dan umaroh inilah yg harus dijadikan pegangan.

“Selama ini yang sudah saya lakukan di Kudus bahwa apa yang saya lakukan ini tentunya bimbingan minta fatwa kepada para ulama. Termasuk pada hari ini juga saya minta doa restu kepada beliau jg minta ijazah bagaimana untuk memimpin yang baik,” paparnya.

Dirinya memaparkan, saat berakhirnya dirinya memimpin kudus 2018 mendatang, dirinya telah menyampaikan keinginannya kepada sejumlah ulama termasuk pengasuh ponpes Al Muayyad untuk maju menjadi Gubernur Jawa Tengah.

“Kami doa bersama, mudah-mudahan apa yang kami lakukan secara bersih,” jelas Musthofa pada pertemuan yang diakhiri makan bersama ini.

Menurutnya, taat kepada ulama adalah hal yang harus dilakukannya.

“Ini semata-mata mencari ridho Tuhan. Ridho dari Tuhan tentunya suatu yang penting untuk saya lakukan. Kepada siapapun saya selalu silaturahim,” ucap Musthofa.

Terkait keputusan DPP PDI Perjuangan untuk Calon Gubernur 2018 mendatang, dirinya menyatakan bakal menyerahkan semuanya kepada DPP PDIP.

“Semua adalah hak preogratif ibu Megawaati Soekarnoputri. Akan tetapi kita sebagai manusia biasakan untuk ikhtiar. Saya yakin Ibu Mega sangat bijaksana dan akan melihat kesungguhan seseorang dalam mempimpin daerah,” ujarnya.

KH Abdurrozaq Syafawi menambahkan, kedatangan Musthofa ke kediamannya merupakan silaturahmi untuk kali pertama. Dia mengaku memberikan doa khusus bagi Musthofa.
“Doanya rahasia. Tidak bisa saya jelaskan,” jelasnya.

Dia pun mengaku memberi dukungan kepada Bupati Kudus itu dalam pencalonannya maju pemilihan gubernur Jateng 2018.

Dia juga mendoakan Musthofa amanah jika diberi kepercayaan untuk memimpin Jateng.
“Semoga diberikan kebaikan untuk kita semua,” jelasnya. (*)