Data Penerima Telah melalui Verifikasi

KUDUS- Bupati Kudus H. Musthofa mendukung penuh kebijakan Presiden RI Joko Widodo untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan rakyat. Yakni pemberian beras untuk rakyat sejahtera (rastra) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari Menteri Sosial RI.

Bupati turun langsung untuk menyerahkan dan memastikan penyaluran rastra dan KKS ini berlangsung dengan baik, di Mejobo, Kamis (1/3). Pagi itu, bupati hadir bersama Sekda dan pejabat terkait, Kacab BNI Kudus, Kepala Divre Bulog Kares Pati, serta dihadiri ratusan penerima.

Tahun ini, kata Bupati, ada yang berbeda dari rastra tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya ada uang tebusan untuk memperolehnya, tahun 2018 ini bantuan sosial rastra diberikan secara gratis untuk 35.166 KK.

Selain itu, Bupati juga menyerahkan KKS untuk 2.064 penerima se-Kecamatan Mejobo dari total 22.748 se-Kabupaten Kudus. Dengan KKS ini, masyarakat penerima bisa melakukan pengecekan saldo rekening penerima di bank atau ATM serta agen-agen yang tersebar di setiap desa.

“Data penerima ini telah melalui verifikasi dari dinas hingga tingkat RT dan desa,” kata Bupati yang pagi itu menyerahkan rasta di Mejobo untuk 394 penerima.

Namun demikian bupati meminta kesadaran masyarakat penerima yang sudah dirasa mampu untuk mengalihkan kartu pada yang masih membutuhkan. Pembagian dan penyerahan ini Dia meminta camat dan kades sebagai pelayan masyarakat untuk memfasilitasi.

Untuk beras rastra, Bupati yakin beras medium yang dibagikannya berkualitas bagus dan layak konsumsi. Sedangkan KKS senilai Rp. 500 ribu/3 bulan ini dipastikan tanpa ada potongan. Karena semua dilakukan dengan sistem transfer.

“Untuk melayani masyarakat, terutama yang sepuh, saya minta petugas bank melayani yang baik. Karena mayoritas belum familier dengan perbankan dan ATM,” pesan Bupati dua periode ini.

Pada kesempatan tersebut, bupati memberikan penjelasan dengan praktik penggunaan kartu dengan EDC untuk memastikan jumlah saldo yang ada. Selain itu Dia meminta agar kartu disimpan dengan baik.

“Kartu ini jangan sampai hilang dan rusak, nggih. Ini hak panjenengan. Monggo kartu disimpan yang baik termasuk mengingat nomor PIN kartu,” pesannya.

Salah seorang penerima, Djemi, asal Desa Golantepus mengaku senang menerima rastra dan KKS ini. Seorang nenek yang sepuh ini akan mempergunakannya dengan baik.

“Matur nuwun, Pak Bupati,” katanya.(*)