MoU dengan Akbid Kudus

KUDUS Setelah sukses dengan pendidikan dasar dan menengah, tak lantas membuat Bupati Kudus H. Musthofa berpuas diri. Dia ingin memajukan dunia pendidikan tinggi. Salah satunya adalah Akbid Kudus.

Sekolah kebidanan yang sebelumnya milik Pemkab ini, kini dialihkelola oleh Yayasan Muria Bina Insan Mulia. Bahkan pengembangan ke depan telah dipersiapkan. Yakni bukan hanya menjadi Akbid namun politeknik.

Hal ini dikatakan Bupati Kudus ketika menyaksikan penandatanganan MoU antara RSUD dr. Loekmono Hadi dan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) dengan Akbid Kudus. Acara singkat ini dilangsungkan di lantai III RSUD dr. Loekmono Hadi, Jumat (26/1).

MoU ini bertujuan agar ada sebuah manfaat dari sinergi yang dibangun antara Akbid dengan Pemkab Kudus. Ini sebagai perwujudan tridarma perguruan tinggi yang nantinya memberi manfaat nyata bagi masyarakat secara luas.

“Saya tidak ingin meninggalkan kegelapan dunia pendidikan. Ini adalah tanggung jawab saya untuk kemajuan pendidikan,” kata Bupati pagi itu yang tidak ingin MoU ini hanya sekadar seremoni belaka.

Untuk itulah perlu sinergi/kerjasama yang dituangkan dalam MoU tersebut. Diantaranya mengenai praktik bagi mahasiswa di instansi pemerintah. Termasuk fokus untuk pendidikan vokasi yang memiliki porsi 70 persen di lapangan.

“Untuk itulah saya ingin para dosen lebih banyak on the spot di lapangan. Dan saya berharap ada kajian-kajian baru,” pesannya.

Di Akbid ini Bupati menegaskan bahwa tidak boleh memungut uang gedung. Maka biaya bisa lebih ringan bagi penyiapan bidan yang andal yang akan menangani pasien/masyarakat kelak.

“Bagi lulusan yang berprestasi akademis bagus, punya integritas, serta mau bekerja keras akan kami beri kesempatan untuk bekerja nantinya,” kata Bupati menutup sambutan arahan.

Seusai acara, Bupati Musthofa memberikan ucapan selamat bagi RSUD dr. Loekmono Hadi atas penghargaan yang diterima di akhir 2017 dan awal 2018 ini. Yakni Penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari KPK dan Penghargaan Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik dari KemenPAN&RB.(*)