Thursday , 19 October 2017

Home » Bupati » Berita » Bupati Kudus: Umat Islam Harus Punya Kemandirian Ekonomi

Bupati Kudus: Umat Islam Harus Punya Kemandirian Ekonomi

SEMARANG-Kemiskinan akan mendekatkan pada kekufuran. Untuk itu, seseorang terutama umat Islam tidak boleh dalam kondisi yang kekurangan. Tetapi harus bisa bangkit untuk menjadi kuat dari sisi ekonomi.

Itulah sebagian isi tausiyah bisnis yang disampaikan Bupati Kudus H. Musthofa pada acara pengukuhan Jaringan Saudagar Muhammadiyah (JSM) Kota Semarang, Sabtu (18/2). Acara yang dilangsungkan di Balai Kota Semarang ini dihadiri PWM Jateng Musman Tholib, pejabat Pemkot Semarang, serta praktisi usaha.

Lebih lanjut bupati yang juga pembina forum UMKM Jawa Tengah ini mengingatkan kembali bahwa penguatan ekonomi merupakan pilar kekuatan berdakwah.

“Apalagi pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan adalah seorang saudagar batik saat itu. Sehingga sebenarnya sudah ada contoh, bagaimana umat Islam harus kuat secara ekonomi,” kata bupati yang juga sebagai Lurahe pedagang pasar se-Jateng.

Maka sangat tepat JSM ini untuk mengimplementasikan penguatan ekonomi dengan adanya jaringan bisnis. Namun jangan hanya seremonial saja, tetapi harus ada tindakan nyata membangun jaringan bisnis untuk membangkitkan perekonomian umat. Jaringan itu seperti Jaring yang harus ditebar seluas-luasnya dan selebar-lebarnya, agar bisa lebih bermanfaat dan menguatkan perekonomian untuk warga Persyarikatan dan Ummat.

“Saya yakin umat Islam mampu bangkit dengan kekuatan ekonomi yang luar biasa, apabila kita bersungguh-sungguh” jelasnya.

Untuk itu perlu bersama-sama tidak berputus asa dalam berusaha. Yaitu dengan membangun jaringan yang luas. Termasuk menjalin sinergi dan kerja sama dengan pemerintah.

“Insha Allah akan membawa manfaat bagi umat, yaitu kemandirian, kekuatan, dan ketangguhan ekonomi yang akan berdampak pada sektor lain,” imbuhnya.

Ketua JSM Kota Semarang Azhar Combo mengatakan bahwa dirinya akan membuat sebuah program menarik. Yaitu pinjaman tanpa bunga yang tentunya sangat menarik bagi saudagar.

Sementara itu, Wakil Ketua JSM Jateng Chaeruddin mengakui bahwa Islam masih jauh tertinggal di bidang ekonomi. Maka harus segera bangkit.

“Harus ada semangat dan jalinan persaudaraan serta jaringan yang kuat,” ujarnya.

Hal ini dibenarkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang Fahrurrozi mengakui potensi para saudagar muslim. Inilah yang perlu disinergikan untuk menjadikan kekuatan yang besar.
(*)

Bupati Kudus: Umat Islam Harus Punya Kemandirian Ekonomi Reviewed by on . SEMARANG-Kemiskinan akan mendekatkan pada kekufuran. Untuk itu, seseorang terutama umat Islam tidak boleh dalam kondisi yang kekurangan. Tetapi harus bisa bangk SEMARANG-Kemiskinan akan mendekatkan pada kekufuran. Untuk itu, seseorang terutama umat Islam tidak boleh dalam kondisi yang kekurangan. Tetapi harus bisa bangk Rating: 0

Leave a Comment

scroll to top