Bupati Kudus Terus Memotivasi ASN Dinas PUPR

KUDUS- Bupati Kudus H. Musthofa mengatakan bahwa capaian infrastruktur di Kudus mencapai 95 persen. Angka ini merupakan upayanya dalam membangun infrastruktur di Kudus selama 10 tahun kepemimpinannya.

Hal ini disampaikannya dalam pembinaan ASN di Dinas PUPR, Selasa (10/4). Acara yang dihadiri Kepala DPUPR, Kepala BKPP, dan Direktur PD Apotek ini diikuti seluruh ASN termasuk outsorcing DPUPR.

Melihat capaian ini, Bupati menyampaikan terima kasih pada seluruh jajaran DPUPR Kudus. Tak salah ketika bupati dua periode ini menyebut Kepala DPUPR sebagai Bapak infrastruktur di Kudus.

“Hal ini karena all out bekerja dari seluruh ASN Dinas PUPR ini,” kata Bupati Musthofa.

Lebih lanjut Musthofa memberikan motivasi dan pembinaan kepada seluruh yang hadir. Terutama bagi seluruh ASN yang dituntut memiliki kompetensi yang baik di era kompetisi sekarang ini. Yakni sebuah tantangan bagi peningkatan karir.

“ASN harus terus belajar. Karena penilaian baik karena dua hal. Yakni kinerja dan punya moralitas yang baik,” katanya.

Terlebih bagi yang akan menghadapi masa pensiun. Dia berharap semua bisa mempersiapkan sebaik-baiknya. Dalam arti masa depan untuk tetap bersemangat beraktivitas dan tetap memiliki peran di masyarakat, salah satunya dengan berwirausaha dan tetap menjalin hubungan baik dengan siapapun.

“Kalau saya ada istilah, jangan kehilangan sepatu. Maknanya, tetap bekerja/punya aktivitas ketika purna,” jelasnya.

Tetkait tugas pokok DPUPR, Bupati berpesan untuk tetap memegang prinsip 4T. Yakni tepat aturan, tertib administrasi, tepat sasaran, serta tepat manfaat. Mengingat dinas ini mengelola anggaran yang sangat besar.

Dan di akhir arahannya, bupati bergelar doktor ini ingin kepala OPD bisa mencetak pemimpin baru. Yang dimaksud adalah regenerasi kepemimpinan harus ada untuk keberlangsungan kinerja yang telah berjalan baik selama ini.

Menanggapi hal ini, Kepala DPUPR Samani Intakoris mengatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan seluruh arahan Bupati. Karena muara pelayanan adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Terima kasih, Pak Bupati. Selama ini gagasan Bapak telah kami laksanakan dan terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” kata Samani yang mencontohkan pengurukan jalan pantura ketika banjir dan pembangunan jalan lingkar utara yang tuntas usai terhenti selama 15 tahun.(*)