Dunia Pendidikan Kudus Sampaikan Terimakasih Kepada Bupati

KUDUS- Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) berlangsung meriah di Kudus. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hardiknas tahun ini diikuti puluhan ribu pelajar mulai dari PAUD, TK, hingga perguruan tinggi. Mereka memadati alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Rabu (2/5).

Seusai upacara, para pelajar (dan para guru dan tenaga kependidikan) mengikuti kirab pendidikan. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Kudus H. Musthofa yang telah memajukan dunia pendidikan di Kudus selama sepuluh tahun ini.

Mereka mengungkapkannya dalam media banner, poster, dan media lain selama kirab berlangsung. Dunia pendidikan di Kudus benar-benar merasakan kemajuan. Salah satunya mengenai kebijakan wajib belajar 12 tahun dari Bupati Kudus yang bisa menginspirasi kebijakan di tingkat nasional.

Bupati Kudus H. Musthofa menyapa dan menyambut setiap peserta yang melintas. Dia berpesan agar fondasi pendidikan bagi anak bangsa yang telah ditanamkannya selama ini terus bisa dilanjutkan. Harapannya, prestasi pendidikan anak-anak di Kudus terus meningkat.

”Ke depan saya tidak ingin siswa-siswi hanya text book (mengerjakan soal salah-benar saja). Tetapi bisa menginterpretasikan kekuatan intelektualnya,” harap Bupati yang bergelar doktor ilmu sosial ini.

Lebih lanjut mengenai masa depan anak bangsa, Bupati menekankan pentingnya pendidikan karakter selain kemampuan teknis yang tentunya harus ditingkatkan. Karena anak-anak merupakan penerus pemimpin masa depan yang harus memiliki moralitas yang baik.

”Saya ingin memberikan inspirasi ke depan dengan pendidikan berkualitas dan tentunya dengan proses yang benar. Hasilnya akan kita lihat masa depan anak-anak Kudus 30 tahun mendatang,” paparnya.

Prestasi anak-anak di Kudus sangat membanggakan. Seusai upacara diserahkan penghargaan olimpade siswa di level internasional. Ini merupakan modal sumber daya manusia (SDM) yang baik yang harus tetap dijaga/dipertahankan.

Bagi para pendidik dan tenaga kependidikan juga diminta agar tidak bosan dan tidak lelah untuk berpacu dalam mengantarkan anak bangsa. Dengan pemahaman yang baik tentunya akan menghasilan SDM berkualitas bagi masa depan daerah dan bangsa/negara ini.

”Maka tidak salah rasanya ketika saya canangkan bahwa Kudus adalah paku buminya pendidikan,” katanya.

Sekadar informasi, bahwa sebelum kirab pendidikan berlangsung, terlebih dahulu dilaksanakan kirab Parasamya Purnakarya Nugraha bagi Kudus dari Presiden RI. Bupati Kudus bersama forkopinda dan seluruh pejabat turut memeriahkan prestasi tertinggi Bupati Kudus ini jelang berakhirnya pengabdian di Kudus.(*)